Pria Positif Corona Ini Ludahi Orang Lain untuk Tularkan Virus

Bukannya berobat ke rumah sakit, malah giveaway virus

Di saat pemerintah sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan warganya untuk menerapkan jarak fisik, sebuah tindakan tak terpuji justru dilakukan oleh pria di Thailand ini. Pada rekaman CCTV, terlihat dia meludahi orang lain yang sedang mengantri di sebuah stasiun kereta api. Berdekatan aja udah dilarang, apalagi sampai meludahi orang lain kayak gini.


Pria tersebut diketahui bernama Anan Sahoh (56). Tidak lama setelah aksinya itu, dia ditemukan tewas di dalam kereta. Yang bikin ngerinya lagi, setelah mayatnya dites ternyata dia positif terinfeksi virus corona. Pria tak dikenal yang diludahinya pun dikhawatirkan telah tertular virus yang sama karena virus corona menyebar terutama lewat droplet dari tenggorokan.

Kemungkinan besar, Anan telah mengetahui bahwa dia terinfeksi dan tidak ingin sakit sendirian. Akhirnya, dia menularkan penyakitnya kepada seseorang yang sedang membeli tiket. Namun, masih dipertanyakan bagaimana Anan bisa naik kereta, karena sebelum naik kereta pasti suhunya dicek. Petugas mengatakan saat dicek suhu tubuhnya normal saja, yaitu 36 derajat Celcius.

Namun, di dalam perjalanan Anan mulai mengalami batuk dan muntah. Petugas kereta kemudian memotret Anan dan KTPnya. Saat berada di stasiun Hua Nin, kondisi Anan membaik, dan suhunya juga tidak memperlihatkan perubahan signifikan. Dia pun tetap melanjutkan perjalanan meskipun disarankan oleh petugas untuk turun di stasiun tersebut dan beristirahat.



Pada malam harinya, petugas kereta menemukan Anan telah tumbang di depan toilet kereta api. Berdasarkan hasil tes pada mayatnya, menunjukkan bahwa dia positif virus corona Covid-19. Penumpang pun langsung dievakuasi dan gerbong itu diputus dari rangkaian kereta. Penumpang segera disinfeksi oleh petugas untuk memastikan mereka tidak terinfeksi virus corona.

Petugas dengan seragam APD juga diterjunkan ke TKP untuk membersihkan gerbong tersebut dengan cairan disinfektan. Direktur State Railway Thailand, Thakoon Intrachom mengatakan saat ini mereka sedang mencari pria yang diludahi tersebut.

Kami sekarang khawatir tentang seorang pria yang diludahi dalam rekaman kamera keamanan. Kami awalnya berkoordinasi dengan polisi kereta api tetapi mereka belum menemukannya. Kami ingin mengumumkan bahwa jika ada yang mengenalnya atau dia telah mendengar berita itu, dia harus segera pergi ke rumah sakit.”


Anan sendiri diketahui baru kembali dari Pakistan dan telah memiliki sertifikat kesehatan dari seorang dokter di Pakistan. Dia lolos dari pemindaian termal di bandara, sehingga memperkuat dugaan bahwa Anan termasuk salah satu pasien tanpa gejala. Sementara itu, penumpang di gerbong yang sama dengannya, dan staf kereta api telah dirawat di rumah sakit.