Cintanya Tak Direstui, Pria Ini Nekat Bunuh Kekasih, Lalu Coba Bunuh Diri Tapi Hanya Pingsan..


Pembunuhan sadis dengan motif asmara kembali menghebohkan warga Medan, Sumatera Utara.

Seorang wanita cantik ditemukan tewas di sebuah kediaman mewah pada Rabu (6/5/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Wanita yang diketahui berinisial EL ini ternyata menjadi korban pembunuhan sadis oleh kekasihnya sendiri.

Saat ditemukan tewas, jenazah EL sudah dalam kondisi dimasukkan ke dalam kardus.

Sementera MI, pria yang diduga pelaku sekaligus kekasih korban sempat mencoba menghilangkan jejak dengan melakukan percobaan bunuh diri.

Sayangnya, niat MI untuk bunuh diri dengan menenggak obat nyamuk gagal.


Pria 22 tahun ini justru ditemukan dalam kondisi pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Pacarnya laki-laki minum obat nyamuk.

Ceweknya penuh luka, sempat dimasukkan ke dalam kardus," kata warga.

Personel Polsek Percutseituan dan Polrestabes Medan yang mendapatkan kabar ini kemudian turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

"Tadi kita dapat informasi bahwa ditemukan dua orang di dalam satu rumah.

Salah satu sudah meninggal dunia, dan satu orang lagi masih kita dalami."

Kedua orang ini kita bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi terhadap korban," ucap Kapolsek Percutseituan Kompol Aris Wibowo.

Sambung Kapolsek, diduga usai membunuh kekasihnya, pelaku mencoba bunuh diri dengan meminum cairan anti nyamuk.

Selanjutnya, warga yang mengetahui kasus pembunuhan itu langsung melaporkan ke Polsek Percutseituan.

Tak lama berselang personel Polsek Percut Seituan bersama Tim Inafis Polrestabes Medan turun ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban lalu membawanya ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Hingga tengah malam, warga sekitar masih memadati lokasi kejadian.

Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Percutseituan, Kompol Aris Wibowo, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.


Pembunuhan disertai mutilasi ini diduga karena motif asmara yang tak mendapat restu dari orang tua.

Motif sementara itu terungkap ketika petugas memintai keterangan dari keluarga korban saat membuat pengaduan di Mapolsek Percut Sei Tuan.

EL (21) disebutkan berpacaran dengan MI (22) sekitar setahun lamanya.

Keduanya berkenalan lewat Instagram.

Setelah setahun berpacaran tertutup, kemudian EL mencoba mengenalkan MI kepada orangtuanya dengan membawanya ke rumah mereka.

Namun orang tua korban tak merestui putrinya berpacaran dengan MI.

Begitu MI mengetahui orangtua EL tidak merestui hubungan mereka, pada Rabu (6/5/2020) pagi, MI mengajak EL ke rumah temannya, JF di Kecamatan Percutseituan.

Di rumah temannya inilah EL (21) dihabisi MI

Untuk menghilangkan jejaknya, pelaku memasukkan jasad korban ke dalam kardus, setelah sebelumnya membakar tubuh korban.


Dugaan motif itu menguat setelah ditemukannya juga sepucuk surat cinta di lokasi kejadian.

Dari isi surat cinta itu, diketahui hubungan asmara keduanya tidak mendapatkan restu dari pihak keluarga.

'Saya sangat mencintai EL, sehingga saya membunuh.

Karena pihak dari keluarga tidak menyetujui saya.

Saya mau bunuh diri, saya cinta EL," demikian tulisan di kertas tersebut.

Informasi yang dihiumpun Tribun-Medan.com, pesan cinta itu dituliskan di atas kertas putih yang tersobek sedikit.

Surat itu ditemukan petugas di lantai saat melaksanakan olah tempat kejadian (TKP).

Diduga pelaku menuangkan isi hatinya sebelum mencoba bunuh diri.

Selain menuliskan kata-kata, MI juga membubuhkan lambang cinta (love) di bagian terakhir surat itu.